TULANG BAWANG (TR)-Terkait dengan Pembatalan Tender Rehabilitasi Daerah Irigasi Batu Ampar, kecamatan Gedung Aji Baru Kabupaten Tulang Bawang atas nama CV. Amar Afifah Perdana dengan penawaran harga Rp.6.754.295.613,55

tertera dengan Nomor paket 15680121 dan Nilai pagu anggaran 8,4 Milyar.

Hal tersebut mendapat sorotan dari Komisi III DPRD Tulang bawang, yang di wakili oleh Hamdi.

Hamdi mengatakan menilai Panitia Pokja tidak mampu bekerja secara profesional.seharusnya Panitia Pokja tidak bisa membatalkan tender tersebut secara tiba-tiba, karena semua tahapan tender sudah dilakukan oleh perusahaan yang telah ditentukan sebagai pemenang.

“Saya disini bicara mewakili Ketua dan anggota komisi III, menilai bahwa panitia pokja tidak mampu bekerja secara profesional karena seharusnya dari awal panitia pokja sudah bisa mengetahui kalau memang ada kesalahan dokumen yang tidak sesuai dengan Perpres Nomor 16 Tahun 2018, jangan sampai perusahaan sudah dinyatakan sebagai pemenang baru diketahui ada kesalahan dokumen,”kata hamdi saat di wawancarai para awak media di ruang kerja nya. Senin (01/08/2021).

Lanjutnya,”kami meminta kepada panitia pokja dapat bekerja secara profesional sesuai dengan aturan karena pekerjaan tersebut.kan semua itu ada limit waktunya.

“Pekerjaan ini kan ada limit waktunya, jangan sampai karena ketidak profesionalan panitia pokja sehingga membuat terlambatnya pekerjaan irigasi tersebut dapat merugikan masyarakat khususnya para petani,” ungkapnya.

Hamdi menekan kan “seharusnya Dinas PUPR Tulangbawang sebagai Leading Sektor memantau pekerjaan irigasi tersebut, mengapa hal seperti ini dapat terjadi.

“Dinas PUPR memantau pekerjaan ini, sehingga pekerjaan tersebut dapat berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan,” tutup nya. (Izal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here